Monev SD Plus Hang Tuah 4 Dorong Pembenahan Sekolah

JAKARTA, snews.id – SD Plus Hang Tuah 4, Jakarta, menjalani kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang dilakukan Ketua Pengurus Daerah (Kapengda) bersama jajaran terkait, Rabu (26/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di SD Plus Hang Tuah 4, Jalan Laut Banda No. 24, Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta, tersebut dilakukan untuk memastikan pengelolaan keuangan, administrasi personalia, serta penyelenggaraan kegiatan pendidikan berjalan tertib dan sesuai ketentuan.

Monev dihadiri Kepala SD Plus Hang Tuah 4 Heti Nuriswanti, S.Ag., Kapengda Hening Uki Prasetia, Ketua Sistem Pengendalian Internal (SPI) Ir. Rizal Zulkarnaen, M.M., CRMP, Bendahara Ismiyati, Kabid Lemdik Drs. Firdaus, M.P., Kasi Sarpras Ir. Sholehuddin, M.M., Kasi Opsdik Drs. Teguh Soedarmadji, M.T., Kabag Anggaran dan Pengendalian Riska Pitria Sari, serta Kabag Akuntansi dan Pelaporan Daerah Salma Oktaviana, A.Md.Kom.

Hadir pula Ketua Komite Eka Fittiani, S.E., Bendahara Komite Rahma, S.I.Kom., Sekretaris Komite Devita Putri Heta Sari, S.Psi., M.M., serta jajaran guru dan staf SD Plus Hang Tuah 4.

Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pemeriksaan sejumlah aspek administrasi dan keuangan sekolah. Pemeriksaan mencakup keuangan operasional, rekening bank dan kas, laporan keuangan, utang dan piutang, komitmen keuangan, pengelolaan aset, tata kelola, sistem pengendalian internal, hingga verifikasi dokumen dan transaksi.

Baca Juga  SMPN 18 Tangsel Peringati Maulid Nabi, Dorong Siswa Teladani Akhlak Rasulullah

Tak hanya memeriksa administrasi, tim Monev juga melihat langsung kondisi fasilitas sekolah. Peninjauan dilakukan ke ruang kelas, laboratorium komputer, ruang UKS, kantin, ruang guru, ruang tata usaha, dan mushola.

Kapengda Hening Uki Prasetia menilai kondisi SD Plus Hang Tuah 4 sudah cukup baik. Meski demikian, pembenahan akan terus dilakukan secara bertahap untuk meningkatkan kualitas fasilitas maupun penyelenggaraan pendidikan.

“Sekolah ini sudah bagus. Pelan-pelan akan kita tata dan tingkatkan. Tujuan Monev ini untuk memonitor sekaligus mengevaluasi berbagai hal yang ada di sekolah,” kata Hening.

Menurutnya, evaluasi diharapkan dapat mendorong peningkatan fasilitas, sarana dan prasarana, serta sistem pendidikan sehingga target yang telah ditetapkan sekolah dapat tercapai.

Hening juga menyoroti rencana pembangunan mushola di lingkungan SD Plus Hang Tuah 4. Ia mengatakan pihak sekolah diberikan kesempatan untuk menentukan konsep dan kebutuhan pembangunan karena dinilai paling memahami kondisi serta peruntukan fasilitas tersebut.

“Kami menyerahkan perencanaannya kepada sekolah karena pihak sekolah yang paling mengetahui kebutuhan dan bentuk mushola yang sesuai dengan peruntukannya. Untuk dukungan atau bantuan, saat ini masih kami dalami,” ujarnya.

Ia menambahkan, dukungan pembangunan akan diupayakan secara bertahap dengan mempertimbangkan kemampuan dan ketentuan yang berlaku.

Baca Juga  Polisi Bekuk Bos Koperasi dan 4 Anak Buah, Diduga Aniaya dan Lakukan Kekerasan Seksual

Hening berharap Monev tidak hanya menjadi kegiatan pemeriksaan, tetapi menghasilkan tindak lanjut nyata untuk memperbaiki berbagai kekurangan yang ditemukan.

“Kegiatan hari ini saya harapkan dapat berjalan dengan baik sesuai harapan dan tentunya ada tindak lanjut ke depannya,” katanya.

Sementara itu, Kabid Lemdik Dr. Firdaus mengatakan Monev merupakan bagian dari pengawasan terhadap penyelenggaraan pendidikan di sekolah.

Menurut Firdaus, evaluasi tidak hanya berfokus pada administrasi dan keuangan, tetapi juga melihat peran guru, kreativitas orang tua, serta keterlibatan siswa dalam mendukung proses belajar mengajar.

“Harapannya, melalui monitoring dan evaluasi ini kita dapat melihat bagaimana kegiatan guru, kreativitas orang tua, dan siswa dalam rangka mendukung proses belajar mengajar,” ujar Firdaus.

Ia menjelaskan, kegiatan pengawasan tersebut mulai dilaksanakan pada tahun ini dan akan dilakukan secara berkelanjutan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan sekolah binaan yang tertib dalam administrasi keuangan, personalia, maupun kegiatan belajar mengajar (KBM).

Dengan adanya Monev secara berkala, pengelolaan sekolah diharapkan semakin tertata dan berbagai kebutuhan pendidikan dapat ditindaklanjuti secara lebih terarah.

Maria

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *