KOTA TANGERANG || Snews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui peningkatan kualitas dan ketahanan keluarga. Langkah tersebut dinilai menjadi fondasi utama dalam mencetak generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan mampu bersaing di masa depan.
Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, saat memimpin apel pagi yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 di Selasar Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (29/6/2026).
Dalam amanatnya, Sachrudin menegaskan bahwa keluarga memiliki peran paling penting dalam membentuk karakter, menanamkan nilai-nilai kehidupan, serta mempersiapkan generasi penerus bangsa yang berkualitas.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur maupun pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kualitas keluarga sebagai lingkungan pertama yang membentuk masa depan anak.
“Pembangunan harus dimulai dari keluarga. Dari keluarga yang harmonis akan lahir generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang,” ujar Sachrudin.
Sebagai bentuk keseriusan tersebut, Pemkot Tangerang terus menjalankan berbagai program penguatan keluarga, mulai dari percepatan penurunan stunting, peningkatan pelayanan kesehatan ibu dan anak, pendampingan keluarga, penguatan Posyandu, hingga intervensi sejak masa calon pengantin dan periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan.
Berbagai upaya tersebut menunjukkan hasil positif. Hingga Mei 2026, angka prevalensi stunting di Kota Tangerang berhasil ditekan hingga mencapai 5,3 persen. Meski demikian, Sachrudin menegaskan pemerintah tidak akan berhenti dan akan terus memperkuat berbagai program agar seluruh anak di Kota Tangerang dapat tumbuh sehat serta berkembang secara optimal.
Selain menyoroti pentingnya kesehatan keluarga, Sachrudin juga mengingatkan orang tua untuk lebih aktif mendampingi anak dalam menggunakan teknologi digital. Menurutnya, perkembangan teknologi harus diimbangi dengan pengawasan dan komunikasi yang baik agar anak terhindar dari dampak negatif penggunaan gawai maupun paparan informasi yang tidak sesuai dengan usianya.
“Orang tua harus hadir dalam kehidupan anak, mendampingi penggunaan gawai, sekaligus membangun komunikasi yang baik agar teknologi dapat dimanfaatkan secara sehat, aman, dan bertanggung jawab,” katanya.
Untuk mendukung hal tersebut, Pemkot Tangerang terus mendorong implementasi Program Tunggu Anak Siap (TUNAS) sebagai upaya membangun kebiasaan penggunaan perangkat digital yang lebih sehat, seimbang, dan sesuai usia anak.
Menutup sambutannya, Sachrudin mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan Hari Keluarga Nasional sebagai momentum memperkuat peran keluarga dalam membangun bangsa.
“Selamat Hari Keluarga Nasional ke-33. Mari kita bangun Kota Tangerang dimulai dari keluarga. Keluarga yang tangguh akan melahirkan generasi unggul dan menjadi fondasi Indonesia yang semakin maju,” tutupnya. Red
