BANTEN | snews.id – Upaya pemadaman kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, terus dilakukan secara terpadu oleh Polresta Tangerang, Pemerintah Kabupaten Tangerang, serta sejumlah instansi terkait, Kamis (2/7/2026).
Kabid Humas Polda Banten, Maruli Ahiles Hutapea, mengatakan proses penanganan dilakukan melalui koordinasi lintas instansi agar kebakaran dapat segera dikendalikan dan dampaknya terhadap masyarakat dapat diminimalkan.
Menurutnya, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Tangerang terus melakukan pemadaman di lokasi. Untuk mempercepat penanganan, pemerintah juga mengerahkan bantuan water bombing dari Kementerian Lingkungan Hidup yang didatangkan dari Provinsi Jambi dan Sumatera Selatan. Helikopter tersebut memiliki kapasitas angkut hingga 4.000 liter air dalam setiap operasi.
Selain fokus memadamkan api, petugas juga melakukan evakuasi terhadap warga yang terdampak kebakaran. Sebanyak 33 kepala keluarga atau 64 jiwa telah dipindahkan ke lokasi hunian sementara yang dinilai lebih aman dan layak untuk ditempati selama proses penanganan berlangsung.
Maruli menjelaskan, Polda Banten turut mengerahkan personel dari Direktorat Samapta dan Satuan Brimob untuk membantu proses pemadaman sekaligus mendukung pengamanan di sekitar lokasi kebakaran.
Tak hanya itu, perlengkapan pelindung diri berupa masker juga dibagikan kepada seluruh personel yang bertugas guna mengurangi risiko paparan asap selama operasi berlangsung.
Polda Banten juga mengimbau masyarakat agar tidak mendekati area kebakaran karena masih berpotensi membahayakan keselamatan akibat suhu tinggi, asap tebal, serta aktivitas kendaraan dan alat berat yang digunakan dalam proses pemadaman.
Hingga saat ini, proses pemadaman dan penanganan dampak kebakaran di TPA Jatiwaringin masih terus dilakukan oleh tim gabungan dengan harapan api dapat segera dipadamkan sepenuhnya dan kondisi di sekitar lokasi kembali aman. red
