BUMDes Teras Parigi Produksi 600 Butir Telur per Hari

BOGOR | snews.id – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Teras, Desa Parigi, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, mengembangkan usaha peternakan ayam petelur sebagai bagian dari program ketahanan pangan desa. Program yang didanai melalui anggaran tahun 2025 senilai Rp244 juta itu diharapkan mampu memperkuat perekonomian masyarakat sekaligus meningkatkan ketersediaan pangan lokal.

Peternakan ayam petelur tersebut berlokasi di Jalan Raya Pasar Ciseeng, Desa Parigi. Anggaran yang diterima digunakan untuk pembangunan kandang, pengadaan ayam petelur, serta kebutuhan pakan.

Saat ini, BUMDes Teras mengelola sekitar 800 ekor ayam petelur. Dari jumlah tersebut, peternakan mampu menghasilkan sekitar 500 hingga 600 butir telur setiap hari. Hasil produksi dipasarkan kepada masyarakat sekitar maupun para agen sebagai mitra penjualan.

Pengurus kandang, Alun, menjelaskan bahwa perawatan ayam dilakukan secara rutin agar produktivitas tetap terjaga. Ayam mendapatkan vaksin sejak berusia tiga hari, kemudian dilanjutkan secara berkala hingga usia 16 minggu sesuai kebutuhan.

READ  Tujuh Remaja Diduga Akan Tawuran Diamankan Polsek Jatiuwung, Polisi Sita Stick Golf

Selain vaksinasi, pemberian pakan juga disesuaikan dengan jumlah populasi ayam. Sebagai contoh, sebanyak 300 ekor ayam menghabiskan sekitar setengah karung pakan setiap hari. Sementara jika populasi mencapai 1.200 ekor, kebutuhan pakan dapat mencapai dua hingga tiga karung per hari dengan harga pakan berkisar Rp370 ribu hingga Rp380 ribu per karung.

“Mudah-mudahan ayam yang kami rawat tetap sehat sehingga hasil produksinya terus meningkat dan memberikan manfaat bagi BUMDes maupun masyarakat,” ujar Alun.

Sementara itu, Sekretaris Desa Parigi, Wahyuni, mengatakan pengelolaan BUMDes Teras dilakukan oleh Lukman Hakim sebagai ketua, Muhammad Makmun sebagai bendahara, dan Muhammad Hafiz sebagai sekretaris.

Menurutnya, keberadaan BUMDes menjadi salah satu instrumen penting dalam mengembangkan usaha desa karena pengelolaannya lebih mudah diawasi serta dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

READ  Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polres Metro Tangerang Kota Gelar Bhakti Religi dan Pererat Kedekatan dengan Masyarakat

“BUMDes lebih mudah diawasi dan diharapkan mampu membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Jika usaha terus berkembang dan memperoleh keuntungan, manfaatnya juga akan kembali kepada warga,” kata Wahyuni.

Ia menambahkan, Desa Parigi juga telah menerima alokasi anggaran tahap kedua pada tahun 2026. Namun, pelaksanaan program tersebut masih menunggu proses perencanaan dan realisasi dari pihak pengelola BUMDes.

Melalui pengembangan peternakan ayam petelur ini, Pemerintah Desa Parigi berharap program ketahanan pangan dapat berjalan berkelanjutan, meningkatkan produksi telur lokal, serta menjadi salah satu penggerak ekonomi desa di Kabupaten Bogor.

#Maria

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *