Piala Kapolres Metro Tangerang Kota Digelar, Kapolres Tak Hadir dan Diwakili Wakapolres

TANGERANG KOTA, snews.id — Turnamen Futsal Piala Kapolres Metro Tangerang Kota resmi digelar pada Kamis (13/8/2026). Namun, dalam pembukaan turnamen yang diikuti 29 tim dari berbagai elemen masyarakat tersebut, Kapolres Metro Tangerang Kota tidak tampak hadir dan kegiatan dibuka oleh Wakapolres Metro Tangerang Kota.

Pembukaan turnamen dilakukan oleh Wakapolres Metro Tangerang Kota AKBP Fiki Novian Ardiansyah, S.H., S.I.K., MKP., M.Si., CFE, yang hadir mewakili Kapolres.

Turnamen ini mempertemukan 29 tim yang berasal dari berbagai unsur masyarakat, di antaranya serikat pekerja, organisasi kemasyarakatan (ormas), mahasiswa hingga wartawan.

Ketidakhadiran Kapolres dalam agenda yang menggunakan nama Piala Kapolres tersebut menjadi salah satu perhatian dalam pelaksanaan kegiatan. Meski demikian, kegiatan tetap berlangsung dan dibuka secara resmi oleh Wakapolres.

Dalam sambutannya, AKBP Fiki Novian Ardiansyah menekankan pentingnya membangun komunikasi dan kebersamaan antara kepolisian dengan masyarakat melalui kegiatan positif seperti olahraga.

Menurutnya, turnamen futsal bukan sekadar kompetisi untuk memperebutkan gelar juara, tetapi juga menjadi ruang bertemunya berbagai elemen masyarakat dalam suasana yang lebih cair.

Baca Juga  Percetakan Mau Print: Dugaan Penyekapan Tidak Benar, Kami Tempuh Jalur Hukum Secara Berimbang

“Yang paling utama dari kegiatan ini adalah kebersamaan. Kita ingin melalui olahraga terjalin komunikasi yang semakin baik antara kepolisian dengan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Sebanyak 29 tim yang mengikuti turnamen menjadi representasi dari keberagaman kelompok masyarakat di wilayah Tangerang Kota.

Kehadiran serikat pekerja, ormas, mahasiswa dan wartawan dalam satu arena dinilai dapat menjadi momentum untuk memperkuat hubungan sekaligus membangun sinergitas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Wakapolres juga mengingatkan seluruh peserta agar mengedepankan sportivitas selama pertandingan.

Menurutnya, semangat kompetisi harus tetap berjalan seiring dengan nilai persaudaraan. Perbedaan kelompok dan latar belakang tidak boleh menjadi penghalang untuk membangun komunikasi dan kebersamaan.

“Semangat sportivitas dan kebersamaan ini tentunya harus kita jaga. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat mempererat silaturahmi dan semakin meningkatkan sinergi kita dalam menjaga Kamtibmas,” katanya.

Turnamen Piala Kapolres Metro Tangerang Kota juga menjadi bagian dari pendekatan kepolisian dalam membangun hubungan dengan masyarakat melalui kegiatan nonformal.

Baca Juga  Jasa Raharja Gandeng BNN Perkuat Upaya Cegah Penyalahgunaan Narkoba

Di tengah berbagai dinamika sosial dan persoalan keamanan, komunikasi yang terbangun secara langsung dengan masyarakat menjadi salah satu modal penting bagi kepolisian dalam menjaga situasi tetap kondusif.

Karena itu, meski Kapolres Metro Tangerang Kota tidak hadir langsung dalam pembukaan, kegiatan tetap berjalan dengan keterwakilan institusi melalui Wakapolres.

Momentum tersebut diharapkan tidak berhenti pada pertandingan futsal. Silaturahmi yang terbangun antara polisi, serikat pekerja, ormas, mahasiswa dan wartawan diharapkan dapat terus berlanjut dalam berbagai kegiatan lain.

Pada akhirnya, Piala Kapolres Metro Tangerang Kota bukan hanya persoalan siapa yang menjadi juara di lapangan. Lebih dari itu, turnamen tersebut menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi, persaudaraan dan sinergitas antara kepolisian dengan berbagai elemen masyarakat di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota. Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *