Maryono Buka Halal Fest 2026, Dorong UMKM Halal dan Syiar Islam di Tangerang

KOTA TANGERANG || Snews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang resmi membuka Halal Fest 2026 di Gedung MUI Kota Tangerang, Sabtu (18/7/2026). Kegiatan yang berlangsung hingga 26 Juli 2026 ini digelar untuk menyambut Milad ke-51 MUI sekaligus menjadi ajang penguatan ekonomi umat melalui pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Pembukaan festival dilakukan oleh Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono Hasan. Dalam sambutannya, ia menegaskan Halal Fest tidak hanya menjadi sarana syiar Islam, tetapi juga berperan sebagai penggerak ekonomi masyarakat melalui promosi produk halal lokal.

Menurut Maryono, kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa dakwah dan pembangunan ekonomi dapat berjalan beriringan. Selain menghadirkan ruang edukasi keagamaan dan mempererat silaturahmi masyarakat, festival ini juga menjadi wadah bagi UMKM untuk memperluas pasar serta meningkatkan kualitas produknya.

“Halal Fest menjadi ruang yang mempertemukan nilai-nilai keislaman dengan pemberdayaan ekonomi. Ini merupakan langkah nyata dalam memperkuat pelaku UMKM sekaligus meningkatkan literasi produk halal di Kota Tangerang,” ujarnya.

READ  DPRD Sahkan Pertanggungjawaban APBD 2025, Pemkot Tangerang Mulai Susun Anggaran 2027

Selama sembilan hari penyelenggaraan, Halal Fest 2026 menghadirkan beragam kuliner halal hasil karya UMKM binaan MUI yang berasal dari 13 kecamatan di Kota Tangerang. Berbagai produk unggulan ditampilkan sebagai bentuk dukungan terhadap pertumbuhan usaha lokal.

Maryono menilai penyelenggaraan festival ini sejalan dengan komitmen Pemkot Tangerang dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pembinaan UMKM yang berkelanjutan. Ia berharap para pelaku usaha dapat memanfaatkan momentum tersebut untuk meningkatkan daya saing produk di tengah pasar yang semakin kompetitif.

Tak hanya menghadirkan bazar kuliner, Halal Fest 2026 juga menyediakan Gerai Konsultasi Pendampingan Sertifikasi Halal (LP3H) serta Gerai Konsultasi Pendampingan Hukum. Kedua layanan tersebut disiapkan untuk membantu pelaku usaha memperoleh sertifikasi halal sekaligus memperkuat aspek legalitas usahanya.

Maryono menegaskan bahwa sertifikasi halal kini menjadi kebutuhan penting, bukan sekadar pelengkap. Selain memberikan kepastian bagi konsumen, sertifikasi juga menjadi nilai tambah yang dapat memperluas peluang pemasaran produk UMKM.

READ  BPKD Kota Tangerang Belum Jawab Soal Pemanfaatan Lahan Pemkot untuk Instalasi Air Tirta Benteng

Festival ini turut diramaikan dengan berbagai kegiatan edukatif dan kompetisi bagi generasi muda, seperti Lomba Da’i Remaja, Festival Shalawat, hingga Workshop Digital Dakwah dan Content Creator. Menurut Maryono, kegiatan tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang aktif menyebarkan pesan-pesan positif melalui platform digital.

Di sisi lain, penyelenggara juga menghadirkan kegiatan sosial berupa donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis. Program tersebut menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kepedulian sosial sekaligus memperkuat semangat berbagi di tengah masyarakat.

Melalui Halal Fest 2026, Pemkot Tangerang dan MUI berharap pengembangan ekonomi syariah, peningkatan kualitas UMKM, serta syiar Islam dapat terus berjalan seiring demi mendorong kesejahteraan masyarakat Kota Tangerang. red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *